Jumat, 13 Februari 2026

Peletakan Batu Pertama Pembangunan KDMP Desa Kertojayan

 Sekretaris Camat Grabag hadir mewakili Camat Grabag dalam prosesi peletakan batu pertama pembangunan KDKMP Desa Kertojayan. Agenda tersebut berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026, di wilayah Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag.

Prosesi ini menjadi penanda resmi dimulainya pembangunan KDKMP sebagai langkah nyata memperkuat roda perekonomian desa. Selain itu, keberadaannya diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan serta aktivitas kelembagaan masyarakat.

Pembangunan KDKMP nantinya diproyeksikan menjadi fasilitas penting untuk menunjang pengembangan berbagai potensi desa. Dengan dukungan tersebut, pemberdayaan masyarakat diharapkan berjalan lebih terarah dan berkesinambungan.

Pada kesempatan itu, Sekcam Grabag menyampaikan amanat Camat Grabag kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menekankan pentingnya sinergi dan komitmen bersama demi kelancaran proses pembangunan dari awal hingga nanti dimanfaatkan.

Kolaborasi antara pemerintah desa, warga, dan para pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci utama. Dengan kerja sama yang solid, pembangunan KDKMP diharapkan rampung sesuai target waktu serta memberi manfaat maksimal bagi masyarakat Desa Kertojayan.

Kegiatan ini juga menunjukkan komitmen Pemerintah Kecamatan Grabag dalam mendorong berbagai program pembangunan desa. Tujuannya jelas, yakni meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus memperkuat ekonomi lokal di wilayah Kecamatan Grabag.

Pemdes Kedungkamal Gelar Musdes LPJ APBDes 2026, Tegaskan Transparansi Anggaran

 Pemerintah Desa Kedungkamal menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) APBDes Tahun Anggaran 2026 pada Selasa (10/2/2026). Kegiatan tersebut digelar di Balai Desa Kedungkamal, Kecamatan Grabag.

Musdes menjadi agenda resmi pemerintah desa untuk menyampaikan laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa selama satu tahun anggaran kepada masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola keuangan desa.

Acara tersebut dihadiri perwakilan Seksi Pemerintahan Desa Kecamatan Grabag, jajaran pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta unsur masyarakat. Dalam forum itu dipaparkan berbagai program yang telah dilaksanakan berikut rincian penggunaan anggarannya.

Peserta musyawarah juga diberi kesempatan menyampaikan pertanyaan, masukan, maupun tanggapan terhadap laporan yang disampaikan. Suasana dialog berlangsung terbuka dengan harapan tercipta pemahaman bersama terkait pelaksanaan APBDes 2026.

Melalui Musdes ini, pemerintah desa berharap pengelolaan anggaran pada masa mendatang dapat semakin tertib dan sesuai regulasi. Selain itu, penggunaan dana desa diharapkan semakin berdampak terhadap pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kecamatan Grabag menekankan pentingnya Musdes sebagai media evaluasi rutin. Forum tersebut dinilai mampu memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan bertanggung jawab.